Ratusan Koin Emas Terkubur Dekat Teater Kuno Italia

Pintasberita – Beberapa arkeolog tengah pelajari penemuan harta bernilai berbentuk koin emas Romawi kuno, yang ditanam di tempat sisa teater tua di Italia utara.

Koin-koin itu, yang sejumlah beberapa ratus keping, datang dari masa kekaisaran Romawi akhir, serta diketemukan dalam satu botol atau bejana batu, yang digali di ruangan bawah tanah Teater Cressoni di distrik Como, samping utara Milan.

“Kami belumlah tahu dengan detil arti historis serta budaya dari penemuan itu,” kata Menteri Kebudayaan Alberto Bonisoli dalam tayangan wartawan.

“Tetapi daerah itu dapat dibuktikan jadi harta karun riil buat arkeologi kita. Satu penemuan yang membuatku bangga,” lanjutnya.

Menurut Kementerian Warisan Budaya serta Pekerjaan Italia, ratusa koin emas itu diketemukan minggu lantas, serta sekarang sudah dipindahkan ke laboratorium restorasi Mibac di Milan, dimana beberapa arkeolog serta restorator akan mengecek histori mereka.

Pertemuan wartawan diskedulkan berjalan minggu ini, saat semakin banyak perincian akan diumumkan. Kementerian tidak menyebutkan nilai komersial dari semua koin itu. Akan tetapi laporan di media Italia tunjukkan mereka dapat berharga juta-an dolar AS.

Teater Cressoni yang bersejarah di buka pada tahun 1807 sebelum bertransisi jadi bioskop, serta pada akhirnya ditutup pada tahun 1997.

Website ini tidak jauh dari lokasi komunitas Novum Comum, dimana artefak Romawi terpenting yang lain diketemukan, menurut kementerian itu.

Penemuan koin emas kuno ini ialah satu diantara beberapa penemuan mengagetkan koin-koin Romawi dalam beberapa waktu paling akhir.

Penemuan Koin Emas Romawi di Tempat Lain

Pada 2016, beberapa arkeolog temukan koin emas Roma berumur 2.000 tahun yang langka di Yerusalem.

Koin itu tampilkan muka Nero, kaisar Romawi yang populer karena konon bermain musik pada saat Roma terbakar hebat, serta peluang jatuh dari kekuasaanya pada tahun 56-57 Masehi.

Penemuan itu berasal hasil dari penggalian arkeologi Gunung Zion, di selatan Kota Tua Yerusalem, dimana team periset dari University of North Carolina-Charlotte lakukan studi ilmiah selama musim panas.

Pada tahun yang sama, team arkeolog temukan 10 koin Romawi serta Ottoman kuno dari puing-puing puri di Okinawa, Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *