Ini Kenapa Jumlay Perokok di Indonesia Sangat Banyak

pintasberita – Prevalensi merokok di Indonesia adalah yang paling tinggi dalam dunia untuk kelompok perokok pria dewasa, perokok remaja, serta perokok anak.

“Sebanyak 3 dari 10 masyarakat di Indonesia ialah perokok serta didominasi oleh pria. Diluar itu, jumlahnya perokok anak serta wanita juga selalu bertambah,” tutur Nurul Luntungan dari Center for Indonesia’s Strategic Initiatives (CISDI) dalam diskusi publik bertopik Ruangan.

Nurul mengatakan, harga rata-rata rokok di Indonesia yang begitu murah bila dibanding di harga di beberapa negara Asia seperti Singapura, Malaysia, Thailand serta bahkan juga India adalah aspek terpenting mengapa prevalensi perokok di Indonesia masih tetap tinggi.

Ini Kenapa Jumlay Perokok di Indonesia Sangat Banyak

Tidak hanya harga yang murah, rokok dapat juga dibeli berbentuk batangan yang diketemukan di beberapa pedagang kaki lima. Berarti, rokok semakin gampang dijangkau semua kelompok. Tidak heran jika Indonesia menempati rangking ke-10 negara di harga rokok paling murah dari 36 negara se-Asia Pasifik.

Temu ‘Ruang’ ke-2 yang diselenggarakan oleh CISDI serta IDCOMM dengan mengundang beberapa social change makers, social influencers, serta komune pola hidup ini membahas taktik yang pas untuk kurangi tingkat prevalensi merokok di Indonesia, terpenting anak serta remaja.

Tidak hanya Nurul, diskusi juga mendatangkan dua pembicara yang lain yakni Yasha Chatab (Ahli Branding serta Komunikasi Pemasaran) serta Laila Munaf (Praktisi Style Hidup Sehat serta Pendiri Sana Studio). Diskusi ini dapat dimoderatori oleh Sari Soegondo, salah satunya pendiri konsultan komunikasi IDCOMM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *